apakah ikhlas adalah sesuatu yg sangat sulit dilakukan?
gue gak pernah mengerti kenapa banyak sekali orang di lingkungan gue yang gemar mengeluh. gue pikir bagus jika punya sebuah tujuan agar setiap tindakan kita terarah. bagus jika punya keinginan, cita-cita, sesuatu untuk diraih. namun jika hasilnya tidak sesuai dengan apa yg diharapkan, apakah akan berubah dengan mengeluh, mengeluh, dan mengeluh??
jujur gue pun sering kehilangan arah dalam hidup. sering kecewa dengan kenyataan. tapi semua yang gue alamin baik itu indah ataupun pait, gue anggap semua itu proses penyempurnaan diri. proses pembelajaran. semua akan terakumulasi di masa depan, dan gue percaya gak ada satu hal pun di dunia ini yang sia-sia.
apakah gue arogan jika gue merasa pendapat gue ini benar? gue merasa bila kita bisa ikhlas, hidup ga akan jadi terlalu berat. dan mengapa begitu mudah untuk menyalahkan tuhan, sementara jika kita benar benar membuka hati, begitu banyak yg bisa kita syukuri, ga akan ada abis2nya.
kemudian ada seorang teman yang berkata: "knapa sih lo takut banget ama tuhan??" loh, emangnya ikhlas apa hubungannya ama takut pada tuhan? gue ikhlas bukan karna takut ama tuhan, dan gue bukan orang yg mesti ditakut2in siksa neraka untuk percaya akan kuasa tuhan. gue ikhlas, karena dengan ikhlas gue gak membebani pikiran gue sendiri. karena dengan ikhlas gue merasa lebih tenang.
kembali ke masalah awal, apakah iya, iklas itu sulit untuk dilakukan sehingga begitu banyak keluhan2 yang gue denger setiap hari dari banyak orang? ataukah gue adalah orang yg beruntung sehingga gue gak merasa perlu untuk mengeluh? saya rasa semua orang adalah orang yang beruntung selama mereka ikhlas (loh jadi kayak duluan mana telor ama ayam nehhhh). marilah kawan kita hindari kebiasaan mengeluh. karena mengeluh tidak menghasilkan apa apa, hanya kebosanan pada orang yang dicurhatin, apalagi kalo setiap hari HAHAHAHAAHHAHAHAHAAAAA
jujur gue pun sering kehilangan arah dalam hidup. sering kecewa dengan kenyataan. tapi semua yang gue alamin baik itu indah ataupun pait, gue anggap semua itu proses penyempurnaan diri. proses pembelajaran. semua akan terakumulasi di masa depan, dan gue percaya gak ada satu hal pun di dunia ini yang sia-sia.
apakah gue arogan jika gue merasa pendapat gue ini benar? gue merasa bila kita bisa ikhlas, hidup ga akan jadi terlalu berat. dan mengapa begitu mudah untuk menyalahkan tuhan, sementara jika kita benar benar membuka hati, begitu banyak yg bisa kita syukuri, ga akan ada abis2nya.
kemudian ada seorang teman yang berkata: "knapa sih lo takut banget ama tuhan??" loh, emangnya ikhlas apa hubungannya ama takut pada tuhan? gue ikhlas bukan karna takut ama tuhan, dan gue bukan orang yg mesti ditakut2in siksa neraka untuk percaya akan kuasa tuhan. gue ikhlas, karena dengan ikhlas gue gak membebani pikiran gue sendiri. karena dengan ikhlas gue merasa lebih tenang.
kembali ke masalah awal, apakah iya, iklas itu sulit untuk dilakukan sehingga begitu banyak keluhan2 yang gue denger setiap hari dari banyak orang? ataukah gue adalah orang yg beruntung sehingga gue gak merasa perlu untuk mengeluh? saya rasa semua orang adalah orang yang beruntung selama mereka ikhlas (loh jadi kayak duluan mana telor ama ayam nehhhh). marilah kawan kita hindari kebiasaan mengeluh. karena mengeluh tidak menghasilkan apa apa, hanya kebosanan pada orang yang dicurhatin, apalagi kalo setiap hari HAHAHAHAAHHAHAHAHAAAAA

<< Home